Motor Tetap Bisa Beli Pertalite, Pemerintah Kaji Pembatasan untuk Kendaraan Mewah!
HAIJAKARTA.ID- Pemerintah tengah mematangkan rencana pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
Namun, kebijakan tersebut dipastikan tidak berlaku bagi kendaraan roda dua atau sepeda motor.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, pengguna sepeda motor masih dapat membeli Pertalite seperti biasa.
Tidak ada aturan baru yang secara khusus melarang maupun membatasi pembelian Pertalite untuk kendaraan roda dua.
“Sepeda motor tidak dibatasi. Berarti tidak ada perubahan untuk sepeda motor,” ujar Bahlil, sebagaimana diberitakan CNBC Indonesia.
Pembatasan Pertalite Masih Dikaji
Meski sepeda motor tetap diperbolehkan menggunakan Pertalite, pemerintah sedang mengkaji mekanisme pembatasan untuk jenis kendaraan tertentu.
Salah satu pertimbangan yang disampaikan Bahlil adalah kendaraan mewah. Ia mencontohkan mobil dengan merek premium seperti BMW dan Mercedes-Benz.
Menurut Bahlil, kendaraan dengan kategori tersebut dinilai tidak semestinya menggunakan BBM yang memperoleh subsidi pemerintah karena pemiliknya dianggap memiliki kemampuan ekonomi yang lebih tinggi.
Dengan demikian, arah kebijakan yang sedang dibahas bukan sekadar membatasi pembelian Pertalite secara menyeluruh, tetapi berupaya memilah konsumen berdasarkan kendaraan maupun kemampuan ekonominya.
Kelompok Ekonomi Atas Ikut Jadi Perhatian
Selain berdasarkan jenis kendaraan, pemerintah juga mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan bahwa kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi atas, termasuk desil 9 dan 10, menjadi bagian dari skema yang sedang dipelajari.
Desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan atau kondisi ekonomi.
Dalam pembahasan tersebut, pemerintah ingin memastikan subsidi BBM lebih banyak dinikmati masyarakat yang memang membutuhkan.
Purbaya menyebut penerapan pembatasan tersebut tidak serta-merta dilakukan sekaligus. Pemerintah masih menghitung dan menguji mekanisme yang paling tepat agar kebijakan dapat diterapkan secara bertahap.
Belum Ada Aturan Baru untuk Motor
Bagi masyarakat yang menggunakan sepeda motor, pernyataan Bahlil menjadi penegasan bahwa belum ada perubahan dalam akses pembelian Pertalite.
Artinya, sepeda motor tetap menjadi salah satu jenis kendaraan yang dapat membeli Pertalite tanpa adanya pembatasan baru yang diumumkan pemerintah saat ini.
Namun, masyarakat tetap perlu mencermati perkembangan kebijakan karena pemerintah masih melakukan pembahasan mengenai sistem pengendalian subsidi, termasuk kemungkinan pembatasan berdasarkan jenis kendaraan dan kelompok ekonomi.
Bahlil menegaskan bahwa pemerintah masih melakukan kajian agar kebijakan yang nantinya diterapkan tidak menimbulkan persoalan baru dan tujuan utama subsidi, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan, dapat tercapai.
Pemerintah Ingin Subsidi Lebih Tepat Sasaran
Rencana pembatasan ini berkaitan dengan upaya pemerintah mengurangi penggunaan BBM subsidi oleh masyarakat yang dinilai mampu.
Pemerintah ingin anggaran subsidi yang sangat besar dapat diarahkan secara lebih tepat kepada kelompok yang membutuhkan.
Karena itu, skema pembatasan Pertalite masih dalam tahap pembahasan. Belum ada ketentuan final mengenai kendaraan apa saja yang nantinya akan dilarang membeli Pertalite maupun bagaimana sistem penyaringannya diterapkan.
Untuk saat ini, satu hal yang sudah ditegaskan pemerintah adalah sepeda motor tidak termasuk kendaraan yang akan dikenai pembatasan pembelian Pertalite.
