Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar pada Senin, 1 Juni 2026, berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Upacara yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, selaku inspektur upacara.

Di tengah rangkaian kegiatan yang berlangsung lancar, terdapat satu momen yang menarik perhatian para peserta upacara maupun masyarakat yang menyaksikan jalannya acara melalui siaran langsung.

Presiden Prabowo Subianto secara khusus meminta Komandan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Kolonel Infanteri Didin Nasrudin Darsono, untuk menghadap dirinya setelah upacara selesai dilaksanakan.

Permintaan tersebut disampaikan Presiden Prabowo sesaat setelah menerima laporan akhir dari komandan upacara.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya upacara yang berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan tata upacara militer yang berlaku.

Ucapan Presiden tersebut menjadi perhatian karena disampaikan secara langsung di hadapan peserta upacara sebelum beliau meninggalkan mimbar kehormatan.

Meskipun belum ada penjelasan resmi mengenai tujuan pertemuan tersebut, banyak pihak menilai hal itu sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan pelaksanaan upacara kenegaraan yang berlangsung tanpa kendala berarti.

Sosok Perwira Menengah TNI AD Berpengalaman

Kolonel Infanteri Didin Nasrudin Darsono merupakan salah satu perwira menengah TNI Angkatan Darat yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang teritorial dan kepemimpinan satuan kewilayahan. Ia lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, pada 5 Juli 1979.

Karier militernya dimulai setelah berhasil menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 2001.

Sebagai lulusan Akmil, Didin meniti karier secara bertahap melalui berbagai penugasan di lingkungan TNI Angkatan Darat hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis.

Dalam perjalanan kariernya, Didin dikenal sebagai perwira yang memiliki pengalaman luas dalam pembinaan wilayah dan pengelolaan satuan teritorial.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai tugas yang diberikan oleh institusi TNI.

Pernah Menjabat Dandim di Beberapa Daerah

Sebelum menempati jabatan yang diembannya saat ini, Kolonel Didin pernah dipercaya menjadi Komandan Kodim (Dandim) 0808/Blitar.

Jabatan tersebut menuntut kemampuan kepemimpinan yang kuat karena seorang Dandim bertanggung jawab mengoordinasikan berbagai kegiatan teritorial, pembinaan masyarakat, serta menjaga stabilitas wilayah di daerah tugasnya.

Setelah bertugas di Blitar, Didin kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Kodim 0830/Surabaya.

Posisi sebagai Dandim Surabaya menjadi salah satu jabatan penting mengingat Surabaya merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia dengan dinamika sosial, ekonomi, dan keamanan yang cukup kompleks.

Selain pernah menjadi Dandim, Didin juga memiliki pengalaman sebagai Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta.

Jabatan tersebut berperan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas komando dan operasional satuan di tingkat kewilayahan.

Rangkaian pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Didin telah melalui berbagai jenjang kepemimpinan yang membentuk kapasitasnya sebagai perwira profesional di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Saat Ini Bertugas di Bali

Saat ini Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono mengemban amanah sebagai Kepala Seksi Teritorial Korem 163/Wirasatya yang berkedudukan di Bali.

Dalam posisi tersebut, ia bertanggung jawab terhadap berbagai program pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Bidang teritorial merupakan salah satu fungsi utama TNI Angkatan Darat yang berperan dalam menjaga stabilitas wilayah melalui pendekatan kemasyarakatan, pembinaan ketahanan wilayah, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Pengalaman panjang di bidang teritorial membuat Didin dinilai memiliki kapasitas yang memadai untuk menjalankan tugas-tugas strategis yang berkaitan dengan pembinaan wilayah dan penguatan ketahanan nasional.

Upacara Hari Lahir Pancasila Berlangsung Khidmat

Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan momentum penting dalam sejarah bangsa Indonesia.

Hari tersebut diperingati untuk mengenang lahirnya dasar negara yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada tahun 2026, upacara nasional digelar di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, pimpinan lembaga negara, pejabat TNI-Polri, serta tokoh-tokoh nasional.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dengan rangkaian acara yang mencakup penghormatan kebesaran negara, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, serta amanat dari Presiden Republik Indonesia.

Sebagai komandan upacara, Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono memegang peran sentral dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur.

Tugas tersebut menuntut ketelitian, kedisiplinan, serta kemampuan koordinasi yang tinggi karena melibatkan banyak unsur pasukan dan pejabat negara.

Keberhasilan pelaksanaan upacara yang berlangsung lancar menjadi salah satu alasan mengapa perhatian publik tertuju kepada sosok Kolonel Didin setelah Presiden Prabowo memintanya menghadap secara langsung.

Profil Singkat Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono

  • Nama: Kolonel Infanteri Didin Nasrudin Darsono
  • Tempat lahir: Sidoarjo, Jawa Timur
  • Tanggal lahir: 5 Juli 1979
  • Alumni: Akademi Militer (Akmil) Tahun 2001
  • Jabatan saat ini: Kepala Seksi Teritorial Korem 163/Wirasatya Bali
  • Jabatan sebelumnya:
  • Dandim 0830/Surabaya
  • Dandim 0808/Blitar
  • Kasdim 0735/Surakarta
  • Peran terbaru: Komandan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Dengan rekam jejak karier yang panjang dan pengalaman di berbagai wilayah penugasan, Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono menjadi salah satu perwira TNI AD yang dipercaya mengemban tugas penting dalam upacara kenegaraan.

Momen ketika Presiden Prabowo Subianto memintanya menghadap setelah pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 semakin menambah perhatian publik terhadap sosok perwira kelahiran Sidoarjo tersebut.