Follow WhatsApp Channel Haijakarta.id
Follow

HAIJAKARTA.ID- Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi sekaligus memperluas peluang kerja.

Program ini dijadwalkan mulai dibuka pada 4 Juli 2026, dengan target menjangkau 150.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

PMN merupakan salah satu program strategis pemerintah yang memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Selama mengikuti program, peserta akan mendapatkan pembinaan dari mentor profesional sekaligus menerima uang saku yang disesuaikan dengan ketentuan di masing-masing daerah.

Target Peserta Naik Menjadi 150 Ribu Orang

Setelah penyelenggaraan sebelumnya melibatkan sekitar 100.000 peserta, pemerintah meningkatkan kapasitas Program Magang Nasional pada 2026 menjadi 150.000 peserta.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses lulusan baru memasuki dunia kerja sekaligus menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang memiliki pengalaman praktis.

Kementerian Ketenagakerjaan menilai program magang menjadi salah satu jembatan penting antara dunia pendidikan dengan dunia industri, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

Durasi Magang Selama Enam Bulan

Peserta yang lolos seleksi akan menjalani masa magang selama enam bulan di perusahaan mitra yang berasal dari sektor swasta maupun BUMN.

Selain memperoleh pengalaman kerja secara langsung, peserta juga akan didampingi mentor atau pekerja senior selama proses magang berlangsung.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis maupun soft skill peserta sebelum memasuki dunia kerja secara penuh.

Uang Saku Capai Rp6 Juta per Bulan

Salah satu daya tarik Program Magang Nasional 2026 adalah pemberian uang saku kepada peserta.

Besaran uang saku diperkirakan berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan, dengan nominal yang mengikuti ketentuan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di wilayah penempatan masing-masing.

Nominal tersebut dapat berbeda di setiap daerah karena menyesuaikan kebijakan UMK yang berlaku.

Tingkat Penyerapan Kerja Dinilai Positif

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan program sebelumnya, Kemnaker mencatat sekitar 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 berhasil direkrut sebagai karyawan tetap setelah menyelesaikan masa magang.

Sementara sebagian peserta lainnya masih menjalani proses rekrutmen lanjutan di perusahaan tempat mereka mengikuti magang.

Data tersebut menunjukkan bahwa program magang tidak hanya menjadi sarana pelatihan, tetapi juga membuka peluang karier bagi para lulusan baru.

Cara Mendaftar Program Magang Nasional 2026

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform resmi MagangHub Kemnaker.

Calon peserta terlebih dahulu harus memiliki akun SiapKerja, kemudian melengkapi profil dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

Secara umum, tahapan pendaftaran meliputi:

  • Membuat akun SiapKerja menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Melengkapi data pribadi, riwayat pendidikan, serta kompetensi.
  • Mengunggah dokumen pendukung seperti CV, ijazah atau surat keterangan lulus, serta transkrip nilai.
  • Memilih lowongan magang sesuai minat dan kualifikasi.
  • Mengirim lamaran secara online melalui platform MagangHub.

Jadwal Seleksi

Mengacu pada informasi dari Kementerian Ketenagakerjaan, tahapan Program Magang Nasional 2026 meliputi:

  • Pendaftaran peserta: 15–28 Juli 2026
  • Seleksi administrasi dan perusahaan: 29 Juli–5 Agustus 2026
  • Pengumuman peserta lolos: 7 Agustus 2026
  • Pelaksanaan magang dimulai: 10 Agustus 2026

Peserta diimbau untuk terus memantau informasi resmi melalui platform MagangHub maupun kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan agar memperoleh informasi terbaru mengenai persyaratan dan mekanisme pelaksanaan program.